Tampilkan postingan dengan label macam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label macam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Januari 2019

➥ Pronoun Kata Ganti Dan Macam Macamnya Abdi Desa

Pronoun adalah sebuah kata yang menggantikan kata benda. Ahli bahasa modern menyatakan bahwa pronoun adalah bagian dari kata benda yang tidak dapat digabung dengan akhiran (suffix).

Sehingga, posisi dan fungsinya dalam kalimat sama seperti kata benda. Adapaun kata ganti (pronoun) ini dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

imagePersonal Pronoun (Kata ganti orang)

Dilihat dari fungsinya personal pronoun terbagi ke dalam dua bagian:Personal pronoun berfungsi sebagai subjek.Personal pronoun berfungsi sebagai objek.

Contoh:I love youYou help meHe teaches me

Possessive Pronoun

Adalah kata ganti yang digunakan untuk menunjukkan kepemilikan. Kata ganti ini terbagi kedalam dua bagian sesuai dengan fungsinya.

Pertama, possessive adjective yaitu kata ganti kepunyaan yang diikuti oleh kata bendanya.

Contoh:This is my book  That is your penKedua, possessive pronoun digunakan apabila kita tidak menyebutkan kata bendanya.

Contoh:This school is ours: Sekolah ini milik kitaThat pen is mine: Pensil itu milik saya

Kedua contoh diatas bisa kita ubah menjadi possessive adjective menjadi: This is our school, that is my pen. Dengan memiliki arti yang sama.

Reflexive Pronoun

Bentuk reflexive digunakan untuk dua maksud atau tujuan:

Pertama, untuk menunjukkan bahwa orang atau binatang melakukan sesuatu pada dirinya sendiri.

Contoh:He hits himself yesterday: Ia memukul dirinya sendiri kemarin.They love themselves: Mereka mencintai diri mereka sendiriHe loves himself: Dia mencintai Dirinya sendiri.

Kedua, untuk membuat kalimat penegasan.

Contoh:I myself see the accident: saya sendiri melihat kecelakaan itu.We ourselves see it: kami sendiri yang melihatnya.That book itself fell from the table: buku itu jatuh sendiri dari meja. (jatuh dengan sendirnya).        


Source : https://www.abdidesa.com/2018/07/pronoun-kata-ganti-dan-macam-macamnya.html

➥ Kalimat Verbal Verbal Sentence Dan Macam Macamnya Abdi Desa

Kalimat verbal adalah kalimat yang menggunakan verb sebagai predikat.Verb (kata kerja) merupakan tata bahasa yang paling beragam. karena kata kerja adalah kata action yang berkaitan dengan waktu.

Kata kerja memberitahukan kepada kita apa yang sedang, akan atau telah terjadi.

Kata kerja pada umumnya disimpan setelah subjek atau sebelum objek dalam kalimat affirmative (kalimat berita).

imageKata kerja dibagi kedalam 3 bagian:Transitive verbs (kata kerja transitif)

Yaitu kata kerja yang membutuhkan objek atau pelengkap.

Contoh:He killed a snake (ia telah membunuh seekor ular).

Dalam penggunaanya, objek terbagi ke dalam beberapa bentuk, seperti:

  • Noun (kata benda): he killed a snake (ia telah membunuh seekor ular)
  • Pronoun (kata ganti): the dog bit her (anjing itu menggigitnya)
  • Infinitive: he desire to success (ia menginginkan sukses)
  • Gerund (kata kerja yang dibendakan): he dislike hunting (ia tidak suka memburu)
  • Phrase (ungkapan): she doesn’t know how to make it (ia tidak tahu cara membuatnya)
  • Clause (anak kalimat): we don’t know what she want (kami tidak tahu apa yang ia inginkan)
  • Beberapa kata kerja transitif, misalnya: give, bring, buy, send, show, tell, dsb. Memerlukan 2 objek.

    Satu diantaranya adalah nama benda tertentu yang disebut direct object (pelengkap langsung). Dan yang lainnya disebut indirect object (pelengkap tidak langsung).

    Contoh:He gives the boy a book: ia memberi anak itu sebuah buku (the boy: indirect object, book: direct object)He gives a book to the boy: ia memberi buku itu kepada anak (the boy: indirect object, book: direct object)   Intransitive Verbs (Kata kerja intransitif)

    Yaitu kata kerja yang tidak memerlukan objek atau pelengkap.

    Contoh:Horses run: kuda-kuda berlariBaby cries: bayi menangisRivers flow: sungai-sungai mengalirAuxiliary Verb (Kata kerja bantu)

    Yaitu kata kerja bantu yang diletakkan didepan kata kerja pokok untuk membentuk tenses (waktu).

    Misalnya: modals (can, could, will, would, shall, should, may, might, must, ought to, had better), be atau to be (be, am is, are, was, were, been), do (do, does, did), have (have, has, had). Need, dare, dan used to terkadang juga dipakai sebagai auxiliary verb dalam sebuah kalimat.


    Source : https://www.abdidesa.com/2018/07/kalimat-verbal-verbal-sentence-dan.html