Tampilkan postingan dengan label kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kegiatan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Januari 2019

➤ Kumpulan Contoh Proposal Kegiatan Desa Lengkap Abdi Desa

Keberadaan proposal sangat dibutuhkan dalam sebuah lembaga untuk meringankan kebutuhan dana dalam upaya memajukan dan menyelenggarakan kegiatan lembaga. Beberapa proposal bisa ditujukan kepada pihak swasta ataupun pihak pemerintah pusat untuk meningkatkan pembangunan yang menyeluruh. imageDi dalam administrasi desa, proposal bisa berupa pembangunan, pengadaan barang, permohonan bantuan, pengajuan bantuan dana tani, pembangunan irigasi, sanitasi, dll.Berikut beberapa contoh Proposal yang dapat menjadi rujukan. Kami sediakan dalam format microsoft word kosong untuk memudahkan stakholder desa yang membutuhkan. Silahkan untuk klik saja tautan dibawah untuk didownload, kami sediakan secara gratis. Terimakasih.Contoh Proposal Pembangunan Jaringan Irigasi Pedesaan (JIDES)Contoh Proposal Permohonan KWHContoh Surat Proposal Permohonan Ternak DombaSurat Pengajuan Pencairan Danaartikel ini terkait tentang: surat desa, pengajuan proposal, permohonan proposal, desa, proposal desa, kumpulan proposal desa, contoh contoh proposal desa, contoh proposal JIDES, contoh Proposal KWh, Contoh Proposal Ternak, Pengajuan pencairan dana.

Contoh Pranata Cara (MC) Basa Krama Inggil lan Kawi


Source : https://www.abdidesa.com/2016/09/kumpulan-contoh-proposal-kegiatan-desa.html

Jumat, 25 Januari 2019

✅ Tahapan Kegiatan Padat Karya Abdi Desa

Setiap desa memiliki alokasi dana untuk pembangunan sarana dan prasarana didaerahnya masing-masing dengan anggaran yang memang sudah disepakati pada forum Musrenbang pada tahap sebelumnya.

Bahkan dana untuk pembangunan ini terbilang cukup besar menyedot anggaran yang diajukan oleh pemerintah desa selain operasional. Untuk itu, perlu dipersiapkan secara matang konsep dan tahapan yang harus ditempuh sebelum dimulainya kegiatan padat karya.

Seperti halnya dari rakyat untuk rakyat. Maka padat karya sesungguhnya adalah dari masyarakat untuk masyarakat. Masyarakat yang membangun serta masyarakat setempatlah yang diutamakan dalam menyediakan setiap bahan material yang dibutuhkan. Agar tata kelola perekonomian berputar pada tingkat desa tersebut.Nah, berbicara mengenai padat karya. Berikut tahapan tahapan kegiatan padat karya yang ditempuh dalam proses lancarnya pembangunan desa.imageSosialisasi Di kabupatenSebelum dilaksanakannya kegiatan padat karya, pemerintah tingkat kabupaten akan mensosialisasikan kegiatan padat karya tersebut. Setidaknya akan dihadiri oleh pendamping Desa kecamatan yang nantinya disosialisasikan kembali kepada pemerintah desa.Musyawarah DesaPada musyawarah ini menetapkan pembentukan TPK(Tim Pelaksana Kegiatan) yang terdiri dari ketua, bendahara, sekretaris dan anggota.Setelah TPK terbentuk maka akan ada pelatihan bagi TPK yang bertujuan untuk kelancaran kegiatan padat karya. Diantaranya pelatihan dalam penyusunan RAB, dan lain sebagainya.Pertemuan TPK di Tingkat KecamatanPertemuan seluruh TPK dari setiap desa di kecamatan membahas tentang persiapan pelaksanaan kegiatan padat karya. Dari mulai penysunan RAB apakah sudah rampung ataukah belum.Musdes Ke2Musyawarah kali ini menginformasikan kesiapan pelaksaannya setelah RAB telah disusun. Nah, setelah melakukan musdes ini, maka tahapan berikutnya adalah pencairan dana dan dimulainya kegiatan padat karya.Musdes PertanggungjawabanSetelah kegiatan sudah selesai maka wajib bagi pemerintah desa untuk membuka musyawarah kembali dalam rangka pertanggungjawaban atas kegiatan yang sudah dilaksanakan.Musdes Serah terimaSetelah pertanggungjawaban diterima oleh seluruh komponen masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan maka tahapan terakhir adalah Serah terima bahwasanya Padat karya telah dilaksanakan dengan baik dan lancar.EvaluasiBaru kemudian dievaluasi untuk peningkatan pembangunan di tahun berikutnya. Baik dari segi administratif maupun kualitas fisik kegiatan pembangunan.Nah, Itulah tahapan kegiatan padat karya yang harus ditempuh untuk ketercapaian proses kegiatan pembangunan di desa. Semoga bermanfaat.

Pelaksanaan Padat Karya Tunai di Desa 2018 | Pedoman Umum


Source : https://www.abdidesa.com/2017/06/tahapan-kegiatan-padat-karya.html

Rabu, 23 Januari 2019

✔ Cara Menganalisa Rab Kegiatan Untuk Pembuatan Tahapan Spj Lpd Abdi Desa

Kesulitan dalam pembuatan SPJ atau LPD kegiatan biasanya terjadi karena ketidakpahaman alur RAB yang telah dibuat sebelumnya.Terlebih jika RAB tersebut dibuat oleh konsultan atau pihak luar desa yang tidak langsung bersinggungan dengan kondisi di lapangan.

Sehingga RAB yang dibuat sedikit melenceng dari perkiraan kegiatan yang ada. Namun, apabila kondisi ini terjadi sebaiknya memang dikonsultasikan kembali kepada pihak yang membuat RAB tersebut. Agar dalam pembuatan SPJ / LPD nantinya sesuai dengan RAB dan kondisi di lapangan.

Tetapi, tidak sedikit juga ada yang belum memahami alur RAB yang dibuat dalam microsoft excel oleh konsultan. Meskipun RAB tersebut sudah sesuai dengan kondisi yang ada. Sehingga dalam pembuatan SPJ tidak sinkron dengan RABnya.

Nah, terkait dengan pembuatan SPJ. Maka tentunya sangat penting untuk menganalisa bagaimana alur RAB tersebut dirancang.

Karena sesungguhnya semua angka dalam bentuk format yang telah dibuat menggunakan microsoft excel adalah format otomatis yang satu sama lain saling berhubungan.

Kita tidak bisa merubah angka tersebut secara manual, karena akan mengakibatkan angka pada sheet lain di dalam excel berubah.

Berikut beberapa alur yang digunakan dalam perumusan RAB yang bisa kita analisa untuk menjadi rujukan pembuatan SPJ.

RAB Sheet

Setiap sheet atau lembaran dalam RAB pada excel memiliki fungsi masing-masing yang satu sama lain saling berhubungan.

Diantara sheet tersebut adalah:

  • Rab kegiatan
  • Analisa kegiatan
  • Vap
  • Map
  • Survey harga 
  • Pada kasus ini, saya ambil contoh kegiatan padat karya untuk pengerasan jalan. Maka akan didapatkan data sheet sebagai berikut: Analisa Jalan, Vap, Map, Rab pengerasan, survey harga bahan.

    Adapun fungsi dari sheet tersebut secara umumnya adalah:

    Analisa jalan yaitu berisi tentang analisa pekerjaan yang dibutuhkan. Misalnya, lebar jalan, panjang jalan, bahkan standar baku SNI dalam menentukan bagaimana pengerasan yang membutuhkan batu dengan jumlah sekian dikerjakan oleh pekerja sekian.

    Analisa jalan juga disebut sebagai Take of sheet dimana nanti sheet ini sebagai rujukan dalam menentukan RAB.

    Vap yaitu singkatan dari volume antar patok, vap ini dibutuhkan agar dapat mengetahui titik lokasi mana saja yang membutuhkan pekerja banyak atau sedikit. Atau titik lokasi datar, rendah, sampai membutuhkan galian tanah yang cukup besar.

    Map yaitu singkatan dari Mandays Antar Patok. Berfungsi untuk mengetahui seberapa banyak jumlah pekerja pada patok tertentu.Survey harga bahan yaitu berisi sejumlah harga bahan yang telah disurvey dari beberapa toko.

    Rab pengerasan yaitu Rencana Anggaran Biaya pengerasan.

    Baik kita langsung saja untuk analisa alur RAB tersebut dibuat.

    1. Lihat terlebih dahulu RAB pengerasan, di dalamnya berisi uraian bahan, peralatan dan upah yang dibutuhkan. Termasuk jumlah bahan, harga, dan akumulasi jumlah harga.

    Jika ingin melihat hasil jumlah bahan yang dibutuhkan dalam RAB, maka klik saja kolom tersebut. Dan lihat bagaimana formula tersebut didapat. Seperti gambar dibawah ini.

    imageGambar diatas menunjukkan bahwa jumlah bahan tersebut didapat dari sheet Vap pada kolom CH29 ditambah sheet analisa jalan kolom Q38.

    Kita akan bisa melihat rincian detilnya di Vap dan analisa jalan. Silahkan untuk lihat sheet Analisa jalan dan Vap dengan kolom yang ditunjukkan.

    2. Pengecekan di Vap.

    imagePada sheet ini menunjukkan jumlah bahan serta ukuran bahan yang dibutuhkan antar patok. Kolom CH29 adalah jumlah kebutuhan pengadaan batu belah antar patok dari hasil penjumlahan antara ukuran batu 0.15 dikalikan ukuran kebutuhan perpatok dan hasil perhitungan analisa jalan.

    3. Analisa Jalan

    imagedianalisa jalan kita akan mengetahui jumlah dan bagaimana kegiatan tersebut berjalan. Serta penggunaan apakah memang cukup dengan mobilisasi atau ada HOK yang dibutuhkan.

    Silahkan untuk cek kembali kolom-kolom tersebut apakah masih ada kaitan dengan sheet lain atau tidak.

    Jika ada, maka silahkan untuk melihat sheet yang ditujukkan Agar benar-benar kita paham alurnya.

    4. Pengecekkan Map

    Pada sheet ini kita akan mengetahui kebutuhan HOK antar patok. Kolom - kolom yang ada adalah hasil dari Vap yang telah dianalisa perpatoknya.

    Karena perhitungannya dengan patok dan antar patok sehingga sheet ini berkaitan dengan Vap. Untuk melihatnya, silahkan kembali klik kolom tertentu, lihat formulanya pada bagian atas seperti gambar di awal.

    5. Survey harga

    Sheet ini sebenarnya sebagai rujukan harga dari hasil analisa survey dilapangan yang dijadikan rujukan harga bahan kebutuhan.

    Harga satuan yang tertera pada RAB adalah hasil survey analisa lapangan yang kemudian dituangkan pada sheet survey harga.

    Itulah Cara Menganalisa RAB Kegiatan untuk Pembuatan Tahapan SPJ / LPD. Semoga artikel ini bermanfaat. Selebihnya jika ada kekurangan serta masukan mohon sampaikan di kolom komentar. kami senang untuk berbagi informasi. Karena dengan berbagi, kita telah menanam kebaikan. Salam abdi desa. 

    Part 6 - Membuat Laporan Pertanggungjawaban (SPJ/LPJ)


    Source : https://www.abdidesa.com/2017/08/cara-menganalisa-rab-kegiatan-untuk.html

    Senin, 21 Januari 2019

    ➢ Program Ideal Kegiatan Kukerta Mahasiswa 2018 Abdi Desa

    imageIlustrasi gambar/pixabay.comKegiatan Kukerta (Kuliah Kerja Nyata) atau biasa juga di sebut KKN untuk mahasiswa akhir memang mengisahkan banyak cerita.

    Kegiatan tersebut nantinya mahasiswa dihadapkan pada masyarakat yang dimana mereka pun akan menjadi masyarakat nantinya.

    Sehingga kegiatan kukerta adalah tahapan proses pengenalan sebelum benar-benar terjun di kehidupan bermasyarakat.

    Nah, biasanya bagi mahasiswa akhir yang sedang mengikuti KKN kebingungan terkait apa saja program yang harus dilaksanakan di desa tempat mereka mengabdi.

    Sehingga pada saat terjun ke lapangan, minim kegiatan.

    Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi pengalaman tentang program ideal yang pas untuk dilaksanakan oleh KKN. Diantaranya: 1. Sunatan Masal

    Biasanya di desa banyak sekali yang antusias jika diadakan sebuah program gratis. Sunatan masal adalah salah satu program yang pas untuk dilaksanakan.

    Sebab dengan diadakannya sunatan secara masal akan berdampak pada psikologi anak agar tidak takut jika disunat.

    Ini adalah program yang komplit. Dimana di dalam kegiatan tersebut terdapat banyak sekali ilmu yang nantinya bisa disampaikan kepada masyarakat.

    Seperti menjalin komunikasi yang baik, Memberi kekuatan psikologi, penyuluhan, pendidikan dan lain sebagainya.

    Namun, untuk mensukseskan kegiatan ini memang perlu adanya kerjasama dari intansi yang memang bersedia untuk membuka program ini.

    Disinilah peran mahasiswa diuji dimana mahasiswa belajar untuk menjalin komunikasi yang baik. Supaya dari kedua belah pihak sama sama menguntungkan ketika kegiatan tersebut dilaksanakan.

    2. Pasar murah

    Kegiatan pasar murah amat menarik dan menjanjikan. Kegiatan ini juga mesti dilakukan dengan menjalin kerjasama.3. Sosialisasi anti Narkoba

    Kegiatan sosialisasi anti Narkoba bisa dilaksanakan dengan mandiri.

    Dengan sumber pengetahuan yang ada yang bisa kita cari dengan googling.

    Memberikan informasi bagaimana bahayanya Narkoba.

    Atau kegiatan ini bisa melibatkan Polsek setempat sebagai narasumber, supaya kegiatan yang berlangsung semakin menarik.

    4. Program Pengolahan Sampah5. Sekolah Buta Huruf 6. Lomba Cerdas Cermat 7. Jumat Bersih 8. Pengajian Rutinan 9. Sosialisasi Pendidikan

    Dan tentunya masih banyak lagi kegiatan yang bisa kita laksanakan untuk keberlangsungan kegiatan Kukerta selama 1 bulan penuh.

    Sehingga ketika masa kukerta berakhir. Kita telah meninggalkan jejak kenangan yang mungkin tidak akan terlupakan seumur hidup kita.

    Itulah beberapa program yang mungkin bisa menjadi bahan referensi bagi mahasiswa akhir yang sedang melaksanakan kegiatan KKN/KUKERTA. Semoga bermanfaat.

    Kegiatan KKN Mahasiswa UMSU Fakultas Pertanian di Desa Kotangan Kec. Galang Kab. Deli Serdang


    Source : https://www.abdidesa.com/2018/02/program-ideal-kegiatan-kukerta.html

    Kamis, 03 Januari 2019

    ➢ Contoh Proposal Kegiatan Kkn Mahasiswa Akhir Lengkap Abdi Desa

    KUKERTA adalah salah satu kegiatan akademik intra-kurikuler dalam bentuk kerja nyata (pengabdian) bersama masyarakat.

    Kegiatan ini lebih mengarahkan keterlibatan langsung mahasiswa dan unsur perguruan tinggi lainnya dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

    Bagi Universitas…………., kegiatan ini merupakan bentuk pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni dharma pengabdian kepada masyarakat.

    Melalui dharma tersebut, perguruan tinggi diharapkan mampu berperan serta dalam usaha menumbuhkan kesadaran individu dan kelompok untuk melakukan transformasi sosial sebagai bentuk keberpihakan kepada kepentingan masyarakat.

    Di samping itu, pengabdian masyarakat merupakan implementasi nilai-nilai keislaman yang bernilai ibadah kepada Allah SWT.   

    Peranan pemerintah untuk mensejahterakan rakyat tentunya harus didasari dengan kebijakan/program yang benar-benar menyentuh kepada masyarakat secara komprehensif.

    imageItu bisa terwujud manakala pelaksanaan dan pengawasan pada program/kebijakan tersebut, sehingga akan bisa dilakukan secara optimal.

    Seiring dengan terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan sehingga mengakibatkan rendahnya daya beli masyarakat membuat rakyat kecil merasa sukar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Fenomana tersebut akan berakibat fatal manakala kita tidak mampu mengantisipasinya sehingga yang terjadi adalah hilangnya etika dan moral yang menimpa pada pemuda dan anak-anak yang tidak hanya terjadi pada masyarakat kota saja akan tetapi pada masyarakat pedesaan pun akan terjadi.

    Bila kita lihat saat ini tidak sedikit yang terjadi pada tatanan masyarakat kita terutama sekali masalah pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan pengembangan bakat/kreatifitas.

    Disisi lain kita pun dapat melihat bahwa pemerintah provinsi Banten saat ini gencar melakukan pembangunan berupa fisik. Akan tetapi di satu sisi pemerintah kita pun harus mempunyai peranan penting terhadap masyarakat penting yang sampai saat ini masih merindukan perubahan dan kesejahteraan.

    Oleh karena itu, dengan mudah kebersamaan dan kemampuan yang kita miliki mari kita berpangkllu tangan untuk bersama-sama menuntaskan keterpurukan dan keterbelakangan yang terjadi di masyarakat kita khususnya di Daerah Banten dan bangsa Indonesia pada umumnya.

    Sebagai generasi muda yang harus siap mewarisi problematika lingkungan yang melingkupinya. Disisi lain mahasiswa harus sejak dini beradaptasi untuk menjadi akselerator dalam proses perubahan social. Dengan seperti ini, peran, tugas, pokok dan fungsi mahasiswa tidak lagi menjadi selogan belaka.

    Akan tetapi mahasiswa harus senantiasa menjaga diri agar tidak terjerumus pada pragmatisme. Kalau peranan sosial tersebut sudah dilakukan maka penerapan Tri Darma Perguruan Tinggi benar-benar optimal.

    Idealnya peran yang diemban  oleh mahasiswa sebagai insan yang harus benar-benar mengimplementasikan Tri Darma Perguruan Tinggi.

    Berikut proposal KUKERTA yang bisa menjadi rujukan untum mempermudah proses kegiatan kukerta yang berlangsung.

    Berikut juga disertakan dengan berbagai kegiatan yang bisa disesuaikan dengan daerah kukerta masing masing. semoga bermanfaat.PROPOSAL KEGIATAN KUKERTA MAHASISWA TAHUN 2019


    Source : https://www.abdidesa.com/2019/07/contoh-proposal-kegiatan-kkn-mahasiswa.html